UNRI dan BGTK Riau Tutup Pelatihan BCKS 2025, Siapkan Pemimpin Sekolah Visioner

Universitas Riau (UNRI) bersama BGTK Kemendikdasmen Riau resmi menutup Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) 2025. Kegiatan ini diikuti 124 peserta dan bertujuan melahirkan pemimpin sekolah kompeten, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan pendidikan era digital.

UNRI dan BGTK Riau Tutup Pelatihan BCKS 2025, Siapkan Pemimpin Sekolah Visioner
Rektor Universitas Riau, Prof. Sri Indarti, saat menutup secara resmi Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Provinsi Riau Tahun 2025 di Pekanbaru.

PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Universitas Riau (UNRI) bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau resmi menutup rangkaian Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Provinsi Riau Tahun 2025.

Agenda pendidikan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan calon pemimpin sekolah yang kompeten, berintegritas, visioner, dan siap menjawab tantangan zaman. Kegiatan berlangsung sejak 8 hingga 17 September 2025 dengan diikuti 124 peserta yang berasal dari berbagai jenjang sekolah dan kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Rektor UNRI Apresiasi Peserta dan Tekankan Integritas

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Riau, Prof. Sri Indarti, memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa menjadi seorang kepala sekolah bukan sekadar jabatan struktural, melainkan amanah besar untuk menjadi teladan dan motor penggerak perubahan di lingkungan pendidikan.

“Atas nama Universitas Riau, saya mengucapkan selamat kepada Bapak/Ibu peserta BCKS. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya karena dapat bersilaturahmi dengan para calon kepala sekolah hebat di Provinsi Riau. Saya memahami, menjadi teladan sekaligus pemimpin bukan tugas yang mudah. Namun, saya yakin Bapak/Ibu mampu melakukannya dengan baik,” ujar Prof. Sri Indarti dengan penuh optimisme.

Lebih jauh, ia berharap agar sinergi UNRI dengan para pemimpin sekolah di masa depan bisa terus berlanjut dalam mencetak generasi emas Riau.

“Kami berharap, ke depan Bapak/Ibu juga dapat membina dan membentuk calon mahasiswa-mahasiswi kami menjadi generasi unggul, tidak hanya secara akademik tetapi juga kuat dalam karakter,” tambahnya.

BGTK Riau: Pemimpin Sekolah Harus Adaptif dan Inovatif

Sementara itu, Kepala BGTK Provinsi Riau, Reisky Bestary, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan program strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Menurutnya, calon kepala sekolah bukan hanya dituntut memahami regulasi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dalam tata kelola pendidikan.

“Ini bukan sekadar pelatihan formal, tetapi sebuah proses serius dalam menyiapkan pemimpin sekolah yang mampu membawa perubahan nyata di satuan pendidikan masing-masing,” tegas Reisky.

Ia menambahkan, kepala sekolah ke depan harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanggap terhadap isu sosial, serta memiliki komitmen membangun karakter peserta didik yang berdaya saing global.

Sinergi Akademisi dan Praktisi Pendidikan

Penutupan pelatihan BCKS 2025 ini sekaligus meneguhkan kolaborasi erat antara dunia akademik dan praktisi pendidikan. UNRI sebagai lembaga pendidikan tinggi hadir memberikan dukungan keilmuan, sementara BGTK berperan dalam memperkuat kapasitas tenaga kependidikan di lapangan.

Momentum ini diharapkan menjadi awal lahirnya generasi kepala sekolah baru di Riau yang mampu menjadi pionir perubahan, menghadirkan sistem pendidikan lebih berkualitas, inklusif, dan relevan dengan tuntutan era digital.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, pemerintah daerah bersama perguruan tinggi optimistis kepemimpinan sekolah di Riau akan semakin kuat dalam mencetak SDM unggul, berkarakter, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.