Gubernur Riau Abdul Wahid Akan Dianugerahi Gelar Adat Datuk Seri

Prosesi penabalan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah untuk Gubernur Riau Abdul Wahid digelar di Balai Adat LAMR Pekanbaru, Sabtu 5 Juli 2025, dengan persiapan mencapai 90 persen.

Gubernur Riau Abdul Wahid Akan Dianugerahi Gelar Adat Datuk Seri
Persiapan pelaksanaan penabalan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah kepada Gubernur Riau Abdul Wahid

TOPIKPUBLIK.COM – PEKANBARU – Persiapan penabalan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah kepada Gubernur Riau Abdul Wahid telah mencapai tahap akhir, dengan progres mencapai 90 persen hingga Jumat petang, 4 Juli 2025. Prosesi adat yang sarat makna budaya ini dijadwalkan berlangsung Sabtu, 5 Juli 2025, bertempat di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru.

Momen sakral dalam khasanah adat Melayu Riau ini bukan sekadar seremoni simbolik, melainkan bentuk penghormatan tertinggi dari masyarakat adat kepada pemimpin daerah yang dinilai berintegritas dan menjunjung nilai-nilai budaya Melayu.

Sekretaris Panitia Penabalan, Datuk Firman Edy, menyampaikan bahwa seluruh kepala daerah dari kabupaten/kota se-Provinsi Riau telah diberikan undangan resmi untuk menghadiri prosesi ini.

“Undangan yang telah disebar lebih dari 800 orang. Kami juga sudah menyiapkan tenda besar di sisi kiri dan kanan Balai Adat LAMR untuk mengantisipasi tingginya jumlah tamu yang hadir,” jelas Firman Edy kepada awak media, Jumat (4/7/2025).

Prosesi adat akan berlangsung khidmat di lantai dua Balai Rung Tenas Effendi, yang telah disiapkan dengan fasilitas pendukung, termasuk delapan unit AC vertebel untuk kenyamanan ruangan. Selain itu, dua unit WC portable juga telah disediakan sebagai bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau guna mendukung kelancaran acara.

Panitia juga memastikan bahwa tamu undangan yang tidak dapat masuk ke ruang utama tetap dapat menyaksikan jalannya penabalan melalui layar televisi besar yang dipasang di area luar tenda. Semua pengaturan ini dirancang untuk menjamin bahwa nilai-nilai adat istiadat Melayu tetap dapat dinikmati dan dihargai secara luas.

“Sore ini akan dilakukan gladi kotor, dan malam nanti dilanjutkan dengan gladi resik sebagai bagian dari rangkaian finalisasi teknis,” tambah Firman, menandakan keseriusan panitia dalam menjaga marwah dan kesempurnaan acara.

Acara penabalan adat dijadwalkan akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan menjadi tonggak penting dalam sejarah adat Melayu Riau, di mana pemimpin daerah secara resmi diberikan gelar kehormatan oleh LAMR atas dedikasi, tanggung jawab, serta kiprah dalam menjaga nilai-nilai budaya dan membangun Provinsi Riau.