Jembatan Merah Putih Sungai Kuning Capai 75 Persen, Ditinjau Kapolres Kuansing
Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana meninjau langsung pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi. Progres pembangunan telah mencapai 75 persen dan diharapkan meningkatkan konektivitas serta perekonomian masyarakat.
KUANTAN SINGINGI, TOPIKPUBLIK.COM – Komitmen mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi. Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Merah Putih yang berada di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, pada Senin (8/6/2026) pagi.
Peninjauan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah pedesaan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan aktivitas sosial dan ekonomi pada akses transportasi yang memadai.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kuansing didampingi Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., Kanit Samapta IPTU Haris Suparman, S.H., Kanit Binmas IPDA Hendra Arief, Danton Brimob IPDA Hendri Wandra, serta Bhabinkamtibmas Desa Sungai Kuning AIPDA Slamet Wahyudi.
Turut hadir Kepala Desa Sungai Kuning Jumadi, para kepala dusun, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga yang antusias menyambut kunjungan orang nomor satu di jajaran Polres Kuansing tersebut.
Keberadaan Jembatan Merah Putih dinilai sangat penting karena akan menjadi penghubung utama antara Dusun Suka Sari dan Dusun Suka Maju yang selama ini membutuhkan akses yang lebih aman, cepat, dan efisien untuk menunjang mobilitas masyarakat sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, AKBP Hidayat Perdana menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, pemerataan pembangunan desa, serta penguatan aktivitas ekonomi lokal.
“Pembangunan Jembatan Merah Putih ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga antar dusun, keberadaan jembatan ini juga akan membuka akses yang lebih baik terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya,” ujar Kapolres Kuansing.
Menurutnya, infrastruktur yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses transportasi yang semakin lancar, distribusi hasil pertanian, perkebunan, maupun kegiatan usaha masyarakat akan menjadi lebih efektif dan efisien.
Progres Pembangunan Capai 75 Persen
Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, progres pembangunan Jembatan Merah Putih saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Capaian tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dan sesuai dengan tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.
Sejumlah pekerjaan utama yang telah diselesaikan meliputi pengecoran abutmen jembatan, pemasangan balok utama dan rangka lantai jembatan, pengukuran serta penyetelan posisi rangka konstruksi, pemotongan dan penyesuaian material pendukung, perakitan lantai jembatan, hingga persiapan proses penguncian dan pengelasan rangka sebagai tahap akhir penyempurnaan konstruksi.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, masyarakat berharap pembangunan jembatan dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga yang selama ini menantikan akses penghubung yang lebih representatif.
Apresiasi Sinergi Pemerintah Desa dan Masyarakat
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Kuansing juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, mulai dari pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga yang secara aktif mendukung kelancaran proses pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya ditentukan oleh kualitas konstruksi, tetapi juga oleh kuatnya sinergi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga serta merawat hasil pembangunan tersebut.
“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah desa maupun masyarakat yang telah mendukung pembangunan ini. Harapannya, jembatan ini dapat segera selesai, dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, serta dirawat bersama agar memiliki umur manfaat yang panjang,” ungkap AKBP Hidayat Perdana.
Ia juga berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang telah terbangun selama proses pembangunan dapat terus dipertahankan sebagai modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah di masa mendatang.
Keberadaan Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Kuning diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kemajuan desa, penguatan konektivitas kawasan pedesaan, serta pendorong tumbuhnya berbagai sektor ekonomi masyarakat di Kecamatan Singingi.
Dengan semakin baiknya infrastruktur desa, peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat akan semakin terbuka, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Melindungi Tuah, Menjaga Marwah.





irwan



















