Panen Padi Petani Klego Meningkat Berkat Inpari 64

Hasil panen padi Boyolali meningkat. Petani Klego nikmati produktivitas tinggi berkat varietas Inpari 64 dan dukungan Babinsa saat panen.

Panen Padi Petani Klego Meningkat Berkat Inpari 64
Hasil Panen Padi Petani Klego Melimpah, Bulir Tak Roboh Jadi Kunci Sukses

TOPIKPUBLIK.COM – BOYOLALI – Musim panen padi tahun ini membawa kabar baik bagi para petani di wilayah Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali. Salah satu titik panen yang menunjukkan hasil menggembirakan terdapat di Dukuh Soko, Desa Sendangrejo, Kecamatan Klego, yang pada Sabtu (28/06/2025) tengah melaksanakan panen raya dengan produktivitas cukup tinggi.

Dalam kegiatan panen tersebut, Babinsa Koramil 14/Klego Kodim 0724/Boyolali, Sertu Suwito, turut hadir di tengah petani untuk memberikan pendampingan sekaligus membantu proses perontokan bulir padi secara manual. Kehadirannya sebagai wujud nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani lokal.

Panen dilaksanakan di lahan milik Bapak Bejo Santoso, seorang petani setempat yang mengolah lahan seluas kurang lebih satu hektare dengan varietas unggul Inpari 64. Dari luasan tersebut, diperoleh hasil sekitar 2 ton gabah kering panen (GKP)—angka yang cukup menggembirakan di tengah berbagai tantangan musim dan iklim.

Menurut pengakuan Bapak Bejo, salah satu faktor utama yang mendukung hasil panen yang baik adalah kondisi batang padi yang tetap tegak hingga masa panen. "Padi saya tidak roboh, jadi bulir yang dihasilkan terjaga kualitasnya. Ini sangat memengaruhi volume dan mutu panen," ujarnya. Kondisi ini menjadi nilai tambah karena padi yang roboh kerap menyebabkan kehilangan hasil dan penurunan kualitas gabah.

Sertu Suwito menegaskan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bagian dari komitmen TNI dalam program pendampingan pertanian dan percepatan swasembada pangan nasional. “Kami hadir untuk membantu petani dari sisi tenaga, semangat, dan motivasi. Harapannya, semangat gotong royong tetap tumbuh di masyarakat, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong para petani untuk segera mempersiapkan musim tanam berikutnya pasca panen. Hal ini penting untuk menjaga kontinuitas produksi padi di wilayah Kecamatan Klego sehingga mampu menjaga ketersediaan pangan lokal dan meningkatkan taraf hidup petani.

Dukungan dari aparat Babinsa di lapangan seperti ini menjadi bagian integral dari upaya menyeluruh pemerintah dalam membangun pertanian berkelanjutan, produktif, dan tangguh terhadap perubahan cuaca. Panen yang melimpah di Desa Sendangrejo menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan unsur TNI di tingkat tapak.