Paskibra MA Darusy Syahadah Boyolali Jalani Latihan Intensif Jelang HUT RI ke-80
25 siswi MA Darusy Syahadah Boyolali dilatih Kodim 0724 jelang HUT RI ke-80. Latihan intensif ini tanamkan disiplin, nasionalisme, dan tanggung jawab.
TOPIKPUBLIK.COM – BOYOLALI – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025, semangat nasionalisme terus digelorakan di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar. Salah satunya terlihat di Pondok Pesantren Darusy Syahadah Boyolali, Jawa Tengah, di mana Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dari Madrasah Aliyah (MA) Darusy Syahadah tengah menjalani latihan intensif bersama personel Kodim 0724/Boyolali.

Pelatihan yang dipimpin oleh Peltu (K) Tri Sugiyanti ini dilaksanakan di halaman Pondok Putri Darusy Syahadah, Dukuh Grenjeng, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kamis (14/8/2025). Sebanyak 25 siswi terpilih mengikuti pembekalan khusus agar siap mengemban amanah sebagai pengibar bendera merah putih dalam upacara HUT RI ke-80 di lingkungan pondok pesantren.
Tidak sekadar melatih baris-berbaris dan tata cara pengibaran bendera, program ini juga menekankan nilai kedisiplinan, kekompakan, kesiapan fisik, serta pembentukan mental yang tangguh. Pembinaan ini diyakini mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, dan kebanggaan dalam diri para siswi, sehingga mampu melaksanakan tugas mulia dengan penuh khidmat.

Dalam keterangannya, Peltu (K) Tri Sugiyanti menegaskan bahwa latihan yang diberikan tidak hanya sebatas rutinitas teknis, melainkan juga bertujuan menanamkan rasa cinta tanah air yang mendalam. “Kami ingin para calon Paskibra ini tampil percaya diri, tegas, disiplin, dan siap memberikan yang terbaik pada upacara HUT Kemerdekaan ke-80,” ungkapnya.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang persiapan teknis semata, tetapi juga bentuk nyata pendidikan karakter bagi generasi muda. Paskibra MA Darusy Syahadah Boyolali diharapkan menjadi teladan bagi pelajar lainnya dalam menjaga nilai kebangsaan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menyukseskan peringatan kemerdekaan di tingkat pondok pesantren.

Dengan pembinaan yang berkesinambungan dari Kodim 0724/Boyolali, kiprah para siswi Paskibra ini diharapkan tidak berhenti pada upacara 17 Agustus, melainkan juga menumbuhkan semangat nasionalisme yang melekat sepanjang hayat. Semangat itu menjadi wujud penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa sekaligus komitmen untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya dan prestasi.























