TMMD Boyolali 2025: TNI dan Warga Kompak Bangun Jalan dan Rumah Layak Huni
TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0724/Boyolali wujudkan gotong royong TNI dan warga membangun jalan, talud, serta rumah layak huni demi kesejahteraan desa.
BOYOLALI — TOPIKPUBLIK.COM — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digelar Kodim 0724/Boyolali terus menunjukkan progres menggembirakan. Dengan semangat gotong royong yang tinggi, Satgas TMMD bersama warga Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, bahu membahu menuntaskan sejumlah sasaran fisik utama seperti pengerasan jalan desa, pembangunan talud, dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Rabu (15/10/2025).
Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat Boyolali dalam mempercepat pembangunan desa. Fokus utama diarahkan pada penyelesaian infrastruktur dasar yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga, yakni pengerasan jalan penghubung antar dusun serta pembuatan talud penahan tanah yang berfungsi mencegah longsor. Di sisi lain, program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) juga dikebut agar segera memberikan tempat tinggal yang layak dan sehat bagi masyarakat kurang mampu sebelum kegiatan TMMD resmi ditutup.
Kebersamaan TNI dan Warga Jadi Kunci Sukses TMMD Boyolali
Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., melalui Danramil 05/Ampel, Kapten Arh Yanu Eko P., S.Sos., menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kunci sukses TMMD bukan hanya pada hasil fisik yang dibangun, tetapi juga pada kekompakan dan keakraban antara TNI dan masyarakat. TNI hadir bukan sekadar pelaksana pembangunan, melainkan juga menjadi penyemangat agar warga turut berperan aktif dalam membangun desanya,” ujar Kapten Yanu Eko.
Suasana penuh keakraban terlihat setiap hari di lokasi TMMD. Para prajurit TNI bekerja bergandengan tangan bersama warga, mencangkul, mengaduk semen, hingga mengangkut material secara bergotong royong. Kebersamaan itu menjadi simbol kuat bahwa nilai gotong royong dan kemanunggalan TNI-rakyat masih hidup dan kokoh di tengah masyarakat pedesaan.
TMMD Boyolali Dorong Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Desa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan hanya kegiatan fisik semata, tetapi juga merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Melalui kegiatan ini, TNI berupaya mempercepat pemerataan pembangunan di daerah, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan — terutama di wilayah yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar.
Selain manfaat fisik, TMMD juga memiliki dampak sosial yang besar. Interaksi intens antara prajurit dan masyarakat menumbuhkan rasa saling percaya, nasionalisme, dan kepedulian sosial. Hal ini menjadi pondasi penting dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.
Gotong Royong Jadi Cerminan Semangat Nasional
Semangat kebersamaan yang terpancar dari kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0724/Boyolali menjadi cerminan nyata dari nilai luhur bangsa Indonesia, yakni gotong royong. Program ini memperlihatkan bahwa dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan di pedesaan dapat berjalan cepat, efisien, dan berkelanjutan.
Dengan demikian, TMMD Boyolali 2025 bukan hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memperkuat jalinan sosial, mempertebal rasa cinta tanah air, serta meneguhkan komitmen TNI sebagai penggerak utama pembangunan dan penjaga kesejahteraan rakyat.























