Bunda Astrie Ivo Ajak Perempuan Siak Perkuat Peran Pendidikan Keluarga

Tablig Akbar dan Kajian Inspiratif bersama Bunda Astrie Ivo di Masjid Islamic Center Siak menginspirasi perempuan memperkuat peran dalam pendidikan keluarga, membangun generasi berakhlak, dan mendukung visi Siak The Truly Malay menuju Indonesia Emas 2045.

Bunda Astrie Ivo Ajak Perempuan Siak Perkuat Peran Pendidikan Keluarga
Tablig Akbar dan Kajian Inspiratif Bersama Bunda Astrie Ivo: Dorong Perempuan Siak Perkuat Peran Sentral dalam Pendidikan Keluarga

SIAK — TOPIKPUBLIK.COM — Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Islamic Center Siak ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema merdu membuka kegiatan Tablig Akbar dan Kajian Inspiratif bersama Bunda Astrie Feizaty Ivo, tokoh muslimah nasional yang dikenal sebagai sosok inspiratif dalam dakwah dan pembinaan keluarga Islami.

Ratusan jamaah perempuan dari berbagai organisasi wanita, majelis taklim, hingga komunitas penggerak PKK memadati masjid termegah di Kabupaten Siak itu. Momentum keagamaan ini menjadi wadah silaturahmi dan refleksi peran penting perempuan Siak dalam pendidikan keluarga dan pembentukan karakter generasi muda.

Kegiatan yang menghadirkan Bunda Astrie Ivo dan DT Peduli Riau ini terselenggara berkat kolaborasi erat antara PD BKMT Kabupaten Siak, TP PKK Siak, Bunda PAUD, dan sejumlah organisasi mitra perempuan lainnya, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Siak.

Pemkab Siak Apresiasi Kolaborasi Organisasi Perempuan

Acara dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Siak Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Susilawati, yang hadir mewakili Bupati Siak. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat sinergi antarorganisasi perempuan yang berperan aktif dalam menguatkan nilai-nilai keagamaan dan pendidikan keluarga.

“Tema kegiatan ‘Peran Perempuan dalam Mendidik Anak: Fondasi Pendidikan di Rumah sebagai Pilar Utama’ sangat relevan dengan ajaran Islam. Pendidikan sejatinya berawal dari rumah, di mana peran seorang ibu sangat besar sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya, dengan ayah sebagai pendamping dan teladan,” ujar Susilawati, Rabu (5/11/2025).

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bunda Astrie Ivo dan rombongan DT Peduli Riau, yang telah berkenan datang ke Kabupaten Siak — negeri yang dikenal dengan julukan “Siak The Truly Malay”, simbol kemelayuan sejati yang sarat dengan nilai adab, ilmu, dan budaya.

“Makna Siak The Truly Malay berarti Siak adalah Melayu yang sebenar-benarnya — masyarakat yang beradab dan berilmu. InsyaAllah, perempuan-perempuan Siak adalah perempuan yang alim, berilmu, dan beramal saleh,” imbuhnya dengan penuh keyakinan.

Perempuan Siak dan Peran Strategis dalam Mewujudkan Generasi Emas 2045

Dalam kesempatan tersebut, Susilawati juga menegaskan bahwa kaum perempuan di Kabupaten Siak memiliki kontribusi luar biasa, tidak hanya dalam bidang sosial, ekonomi, dan keagamaan, tetapi juga dalam membangun pondasi pendidikan karakter keluarga dan generasi masa depan.

“InsyaAllah, ibu-ibu di Siak telah melahirkan generasi emas yang berilmu dan berakhlak mulia. Menuju visi Indonesia Emas 2045, kami yakin peran perempuan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen memperkuat kapasitas perempuan melalui berbagai program pemberdayaan seperti TP PKK, BKMT, Bunda PAUD, hingga pelatihan pengembangan UMKM perempuan, yang berperan besar dalam ketahanan ekonomi keluarga.

“Ketika seorang ibu memperkuat ilmu dan iman dalam keluarganya, maka InsyaAllah akan lahir pemimpin masa depan yang berakhlak karimah. Pendidikan utama tidak hanya di sekolah, melainkan dimulai dari rumah, di pangkuan seorang ibu. Sebagaimana pepatah Arab mengatakan: ‘Al-Ummu Madrasatul Ula’ — ibu adalah madrasah pertama, dan ayah kepala sekolahnya,” tutur Susilawati penuh makna.

Ia pun mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkaya ilmu, memperkuat iman, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antarsesama muslimah di Siak.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan peran terbaik demi kemajuan Kabupaten Siak yang kita cintai,” tutupnya.

Bunda Astrie Ivo Ajak Muslimah Siak Jadi Inspirasi dan Agen Kebaikan

Sementara itu, Bunda Astrie Ivo dalam tausiyah dan kajian inspiratifnya menyampaikan pesan menggugah tentang pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga yang beriman, berilmu, dan berakhlak. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki kekuatan luar biasa sebagai pendidik utama dalam keluarga dan penentu arah masa depan bangsa.

“Perempuan adalah jantung peradaban. Dari tangan dan hati seorang ibu yang ikhlas, lahir generasi yang kuat, beriman, dan cinta ilmu. Maka tugas kita bukan hanya mendidik, tapi juga menjadi teladan dan penggerak kebaikan,” ujar Astrie Ivo di hadapan jamaah yang menyimak dengan penuh antusias.

Melalui kolaborasi dengan DT Peduli Riau, kegiatan ini juga menggaungkan kembali semangat gerakan sedekah dan solidaritas untuk Palestina, sebagai bentuk kepedulian dan ukhuwah Islamiyah terhadap saudara-saudara yang tengah mengalami ujian.

Momentum Spiritualitas dan Pemberdayaan Perempuan Siak

Kegiatan Tablig Akbar dan Kajian Inspiratif Bunda Astrie Ivo di Siak ini menjadi momentum berharga bagi kaum ibu, remaja putri, dan para pendidik PAUD di Kabupaten Siak. Tidak hanya memperdalam ilmu agama, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarorganisasi dan meneguhkan semangat perempuan sebagai pilar pendidikan keluarga dan agen perubahan di tengah masyarakat.

Dengan semangat “Siak The Truly Malay”, kegiatan ini menegaskan bahwa perempuan Siak bukan sekadar pelengkap, melainkan penentu arah peradaban keluarga dan bangsa — perempuan yang berdaya, beriman, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Siak Hebat dan Indonesia Emas 2045.