Satgas Yonif 763/SBA dan Warga Joshiro Tanam Sayur Meriahkan HUT TNI ke-80
Satgas Yonif 763/SBA Pos Joshiro bersama warga Kampung Joshiro gelar tanam sayur untuk memeriahkan HUT TNI ke-80 dan perkuat ketahanan pangan.
TOPIKPUBLIK.COM — SORONG SELATAN, Papua Barat Daya – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, personel Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Pos Joshiro menggelar kegiatan pembuatan lahan pertanian sayur-mayur bersama masyarakat Kampung Joshiro, Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Sabtu (5/10/2025).
Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembuatan kebun kangkung, rica (cabai), dan aneka sayuran lainnya, sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan ketahanan pangan masyarakat di wilayah perbatasan.
Menurut Danpos Joshiro, Letda Inf Christo Glouhard Infanio Daolelia, S.Tr. (Han), kegiatan ini tidak hanya sekadar memeriahkan momentum HUT TNI, namun juga menjadi sarana untuk memperkuat jalinan silaturahmi, rasa kebersamaan, serta semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga kampung.
“Kegiatan pembuatan kebun ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Selain mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, kegiatan ini juga mendukung program ketahanan pangan dan menciptakan aktivitas positif yang bermanfaat bagi warga sekitar,” ujar Letda Christo.
Lebih lanjut, Danpos menegaskan bahwa kegiatan pertanian bersama warga merupakan implementasi langsung dari semangat HUT TNI ke-80 bertema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, diharapkan TNI dapat semakin dekat dengan masyarakat serta menjadi pelopor dalam mendukung kesejahteraan warga di perbatasan RI-Papua Nugini.
Sementara itu, warga Kampung Joshiro menyambut gembira dan memberikan apresiasi tinggi kepada para personel Satgas Yonif 763/SBA. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, karena selain dapat memanfaatkan hasil kebun bersama, mereka juga merasa diperhatikan dan didampingi oleh aparat TNI dalam kegiatan produktif yang berkelanjutan.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Mereka bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut membantu kami bercocok tanam. Kebun ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap salah satu warga setempat.
Dengan adanya kegiatan positif seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG akan terus terjaga. Selain memperkuat ketahanan pangan lokal, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat membawa dampak sosial yang konstruktif dan berkelanjutan.
Kegiatan pembuatan kebun bersama masyarakat Kampung Joshiro ini sekaligus menjadi refleksi semangat TNI sebagai bagian dari rakyat, yang senantiasa hadir untuk mengabdi dan membangun negeri, dari pelosok Papua hingga seluruh penjuru Indonesia.























