Stok Beras Meranti Aman, Bupati Asmar Pastikan Harga Terjangkau

Bupati Kepulauan Meranti Asmar pastikan stok beras aman. Bulog distribusi 70 ton beras SPHP, pasar murah digelar jaga harga tetap stabil.

Stok Beras Meranti Aman, Bupati Asmar Pastikan Harga Terjangkau
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, saat meninjau ketersediaan beras Bulog SPHP di Kecamatan Tebingtinggi, memastikan stok beras aman dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

TOPIKPUBLIK.COM – KEPULAUAN MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memastikan bahwa stok beras di Kepulauan Meranti dalam kondisi aman dan tersedia dengan harga terjangkau untuk masyarakat. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Asmar agar masyarakat tidak panik maupun khawatir terkait isu kelangkaan beras yang sempat merebak di beberapa daerah.

Penegasan tersebut ia sampaikan saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik distribusi beras di Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (25/8/2025). Beberapa lokasi yang didatangi Bupati antara lain Jalan Pramuka, Family Market, hingga Bunda Market. Dalam kunjungan itu, ia memantau ketersediaan beras Bulog program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta memastikan proses distribusinya berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Beras Bulog SPHP dijual Rp13.000 per kilogram dengan kualitas sangat baik. Saat ini sudah masuk 20 ton beras premium, dan segera menyusul 50 ton tambahan untuk masyarakat Kepulauan Meranti,” ujar Bupati Asmar.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan terus berkoordinasi dengan Bulog agar stok beras tetap aman dan tidak terjadi lonjakan harga. Ia juga menekankan bahwa program pasar murah akan digelar secara rutin di berbagai titik untuk menjaga keterjangkauan harga.

“Alhamdulillah, stok beras di Meranti aman. Hari ini juga kita menggelar pasar murah di Jalan Pramuka agar masyarakat bisa membeli beras dengan harga terjangkau. Langkah ini akan terus kita lakukan secara berkesinambungan,” tegas Asmar.

Di sisi lain, Kepala Bulog Bengkalis, Zairi Yuriadi, menegaskan bahwa kelangkaan beras yang sempat dirasakan masyarakat hanya terjadi pada merek tertentu, bukan pada seluruh pasokan. Ia menyebutkan bahwa stok beras SPHP Bulog tetap tersedia dan distribusinya terus ditingkatkan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres Kepulauan Meranti, untuk melaksanakan gerakan pangan murah di sejumlah titik. Dengan langkah ini, distribusi beras diharapkan berjalan lancar, cepat, dan mampu menjaga stabilitas harga di pasaran,” jelas Zairi.

Melalui koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah, Bulog, dan aparat kepolisian, Pemkab Kepulauan Meranti memastikan masyarakat tidak akan mengalami kesulitan mendapatkan beras dengan harga wajar. Upaya menjaga stabilitas pangan ini juga merupakan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kebutuhan pokok masyarakat di tengah dinamika pasar nasional.

Ketersediaan beras yang terjamin menjadi kabar positif bagi masyarakat Kepulauan Meranti, sekaligus bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.