TIM VERIFIKASI BANTUAN GEMPA PASAMAN BARAT TIDAK MAU DI INTERVENSI OLEH SIAPA PUN

#TOPIKPUBLIK.COM

TIM VERIFIKASI BANTUAN GEMPA PASAMAN BARAT TIDAK MAU DI INTERVENSI OLEH SIAPA PUN

TOPIKPUBLIK.COM - PASAMAN BARAT - 21/09/23 Kepala pelaksana ( KALAKSA ) BPBD sekaligus Katua Tim Verifikasi Bantuan Gempa Pasaman Barat Armi Ningdel Menyampaikan kepada masyarakat yang hadir demo di depan Kantor Bupati Kamis 21/09 kemarin.

Armi menyampaikan dengan tegas bahwa Verifikasi Harga Mati Untuk di lakukan ujarnya, lalu dalam pidato tersebut Dia mengungkapkan satu contoh kasus data BNBA (By Name By Address), sebelumnya ada laporan rusak berat di Kinali berjumlah 19 unit, namun setelah di cek kelapangan oleh tim verifikasi tenyata dari yang 19 unit tersebut, 16 hanya rusak ringan sementara yang 3 lagi tidak masuk kategori rusak.

Bayangkan kalau seandainya kita tidak lakukan verifikasi tentu kita sudah membayarnya, sembari bertanya berapa jumlah 19 unit dikali 50.000.000 tanpa menyebutkan jumlahnya, lalu melanjutkan dengan pembicaraan yang lain. Jumlah tersebut sesungguhnya adalah 950.000.000.

Tim verifikasi terdiri dari BPBD, PUPR, PERKIM, Tenaga Teknis dan Tim Fasilitas Terpadu (TFL) mereka semua bekerja tanpa intervensi dari Bupati dan Mereka juga tidak di intervensi oleh pihak manapun, demikian lebih kurang dapat ditarik kesimpulkan dari apa yang di sampaikan Ketua tim verifikasi tersebut dengan semangat dan berapi-api.

Selanjutnya dalam aksi demo kelompok yang menyebutkan diri, dari Koalisi Mahasiswa Masyarakat Pasaman Barat (KMM PASBAR) itu, Tim Verifikasi juga menyampaikan terkait perkembangan proses pencairan dana bantuan gempa, dia mengatakan 152 unit rumah sudah di lakukan pencairan tahap 1 atau dibawah 100% Kemudian sudah di proses kembali melalui tim PHO agar pembayaran tahap 2 untuk 152 unit tersebut juga segera di cairkan.

Wartawan SM

Editor Thab411