Henny Wahid Gaungkan Pacu Jalur di Grand Final Duta Wisata Riau

Ketua PKK Riau Henny Wahid promosikan Pacu Jalur, wastra Riau, dan duta wisata sebagai wajah baru pariwisata Riau 2025. Tegaskan pentingnya digital branding budaya Melayu.

Henny Wahid Gaungkan Pacu Jalur di Grand Final Duta Wisata Riau
Ketua TP PKK Riau, Henny Sasmita Wahid, mengenakan Tenun Riau saat menyampaikan sambutan pada Grand Final Pemilihan Duta Wisata Riau 2025 di Pekanbaru, Sabtu (5/7/2025). Ia mengajak generasi muda mempromosikan Pacu Jalur dan budaya Riau ke tingkat dunia.

TOPIKPUBLIK.COM - PEKANBARU – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, memanfaatkan momen bergengsi Grand Final Pemilihan Duta Wisata Riau 2025 untuk secara khusus mengangkat pamor ikon budaya kebanggaan Riau, Pacu Jalur. Bertempat di salah satu hotel ternama di Pekanbaru pada Sabtu (5/7/2025) sore, acara ini menjadi ruang strategis bagi Henny untuk menggugah kesadaran kolektif tentang kekayaan wisata budaya Riau, yang tak lekang oleh waktu.

Dalam sambutannya, Henny menyampaikan apresiasi tinggi terhadap 33 finalis Duta Wisata Riau yang telah berhasil menembus seleksi ketat dari lebih 200 pendaftar se-provinsi. Ia menegaskan bahwa duta wisata bukan sekadar sosok menarik secara visual, melainkan agen perubahan yang membawa visi dan misi kemajuan sektor pariwisata daerah.

"Riau ini luar biasa. Bukan hanya diberkahi panorama alam yang menawan, tapi juga memiliki warisan budaya, sejarah, serta nilai-nilai Melayu yang begitu agung dan mengakar," tutur Henny dengan penuh semangat.


Pacu Jalur: Warisan Budaya Riau yang Mendunia, Wajib Dipromosikan Generasi Muda

Menjelang helatan akbar Festival Pacu Jalur 2025 yang akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi pada 20-25 Agustus mendatang, Henny Sasmita Wahid secara khusus mengajak masyarakat luas, terutama generasi muda dan pegiat digital, untuk bersama-sama mempromosikan Pacu Jalur sebagai salah satu aset wisata budaya unggulan Provinsi Riau.

Ia juga menyebutkan sejumlah event ikonik lainnya seperti fenomena alam Ombak Bono di Sungai Kampar dan perayaan ritual budaya Bakar Tongkang di Rokan Hilir sebagai potensi pariwisata kelas dunia yang layak mendapat sorotan nasional hingga internasional.

"Yang ada di Riau ini luar biasa. Kita punya Ombak Bono, ada Bakar Tongkang yang memikat. Dan sebentar lagi, Pacu Jalur akan kembali menggema di Kuansing. Mari kita gaungkan bersama, kita viralkan, agar dunia tahu betapa hebatnya warisan budaya kita," ajak Henny, yang juga merupakan istri dari Gubernur Riau, Abdul Wahid.


Tenun Riau dan Wastra Melayu: Warisan Kriya yang Harus Mendunia

Sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Riau, Henny juga tidak melewatkan kesempatan untuk mengkampanyekan pentingnya pelestarian dan promosi wastra khas Riau. Malam itu, ia tampil anggun mengenakan Tenun Riau sebagai simbol kebanggaan atas kekayaan kriya lokal.

"Hari ini saya dengan bangga mengenakan Tenun Riau. Mari kita lestarikan dan promosikan bersama. Tunjukkan kepada dunia bahwa wastra Riau memiliki nilai seni tinggi yang tak kalah dari wastra Nusantara maupun dunia," ujarnya dengan penuh bangga.

Ia berharap, melalui event seperti ini, semangat mencintai produk lokal dan membumikan budaya Riau di kancah global semakin menguat, terutama lewat partisipasi aktif para finalis duta wisata dan pelaku ekonomi kreatif daerah.


Digital Branding dan Konten Berkualitas: Kunci Transformasi Pariwisata Riau

Henny juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman, terutama dalam era digitalisasi yang serba cepat. Ia mengajak seluruh elemen pariwisata dan finalis duta wisata untuk aktif menciptakan konten kreatif, berkualitas, dan inspiratif guna memperluas jangkauan promosi pariwisata Riau di media sosial dan platform digital global.

"Riau ini negeri yang memesona. Orangnya elok, budayanya santun, bahasanya indah, wastranya elegan, dan alamnya menakjubkan. Jadikan digital branding sebagai alat memperkenalkan semua itu kepada dunia," pungkasnya, menutup sambutan dengan penuh harapan dan optimisme.