Wako Pekanbaru Lantik PNS 2024, Tekankan Pelayanan Publik dan Loyalitas ASN
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melantik ratusan PNS formasi 2024 dan pejabat fungsional, menekankan peningkatan pelayanan publik, loyalitas ASN, serta komitmen kebersihan kota menuju Adipura.
PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM secara resmi melantik dan mengukuhkan ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024, termasuk pejabat fungsional, dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (9/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Dalam arahannya, Wako Agung Nugroho menegaskan bahwa perubahan status dari Calon PNS (CPNS) menjadi PNS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut peningkatan kinerja, tanggung jawab, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Ia menekankan bahwa ASN harus mampu menjawab tantangan birokrasi modern yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan kualitas pelayanan.
“Saya bersama Wakil Wali Kota Markarius mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang hari ini resmi dilantik. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Agung.
Lebih lanjut, Agung menyoroti pelantikan sekitar 200 PNS yang sebelumnya berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik paruh waktu maupun penuh waktu. Ia mengingatkan bahwa setiap gaji yang diterima ASN bersumber dari uang rakyat, sehingga sudah menjadi kewajiban moral untuk memberikan pelayanan maksimal sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.
“Gaji yang saudara terima berasal dari rakyat. Maka sudah seharusnya saudara memberikan pelayanan terbaik, bekerja dengan penuh loyalitas, serta menunjukkan dedikasi nyata sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” tegasnya.
Dalam konteks reformasi birokrasi, Wako Agung juga menekankan bahwa ASN tidak cukup hanya hadir secara administratif atau sekadar memenuhi absensi. Lebih dari itu, ASN harus mampu menghadirkan kontribusi nyata melalui kinerja yang terukur, inovatif, serta berdampak langsung bagi masyarakat. Nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan ketulusan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Menurutnya, keberhasilan kepemimpinan daerah tidak lagi diukur dari banyaknya kegiatan seremonial, melainkan dari sejauh mana kualitas pelayanan publik mampu dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, seluruh ASN diminta untuk terus meningkatkan standar pelayanan demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
“Ukuran keberhasilan kita ada pada kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Maka dari itu, saya minta seluruh ASN bekerja maksimal dan profesional,” tambahnya.
Tak hanya itu, Agung juga memberikan perhatian khusus terhadap peran pejabat fungsional yang berjumlah 104 orang. Ia berharap para pejabat fungsional dapat mengoptimalkan kompetensi sesuai bidang masing-masing serta berkontribusi signifikan dalam mendukung kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam upaya membangun kota yang bersih dan berkelanjutan, Wako Agung turut mengajak seluruh ASN menjadi teladan di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru untuk kembali meraih penghargaan Adipura sebagai simbol keberhasilan pengelolaan kebersihan kota.
Sebagai langkah konkret, dirinya telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN, untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga masing-masing. Kebijakan ini dinilai sebagai bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pengelolaan lingkungan.
“Pemilahan sampah harus dimulai dari sumbernya, tidak lagi dicampur. Ini adalah bentuk komitmen kita dalam menjaga kebersihan kota dan menciptakan lingkungan yang sehat,” jelasnya.
Wako juga menginstruksikan kepada seluruh kepala OPD untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja pegawai, termasuk dalam pelaksanaan kebijakan pemilahan sampah. Ia menegaskan bahwa kinerja ASN akan menjadi salah satu indikator utama dalam pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), sehingga diperlukan keseriusan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab.
Di akhir sambutannya, Agung mengingatkan para ASN agar bijak dalam memanfaatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang telah diterima. Ia mengimbau agar dokumen tersebut tidak dijadikan sebagai jaminan pinjaman yang berpotensi menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
“Kami juga terus berupaya meningkatkan status pegawai yang saat ini masih menggunakan nomor induk berbasis (NIB) agar dapat diangkat menjadi PPPK maupun PNS. Selain itu, Pemko Pekanbaru juga berencana membuka kembali penerimaan PNS tahun ini, tentunya dengan harapan mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat guna memenuhi kebutuhan ASN di daerah,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi ASN baru untuk menunjukkan kinerja terbaiknya, sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat Kota Pekanbaru.























