Ketua RT/RW Pekanbaru Ikuti Retreat Usai Pelantikan
Ketua RT dan RW terpilih di 83 kelurahan Kota Pekanbaru akan mengikuti retreat usai pelantikan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan pembekalan bertujuan memperkuat kepemimpinan dan pelayanan masyarakat.
PEKANBARU, TOPIKPUBLIK.COM – Seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) terpilih di 83 kelurahan yang tersebar di Kota Pekanbaru dijadwalkan mengikuti kegiatan retreat atau pembekalan kepemimpinan usai proses pelantikan. Program ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam memperkuat kapasitas aparatur pemerintahan paling dekat dengan masyarakat sebelum mulai menjalankan tugas dan tanggung jawab di wilayah masing-masing.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, mengatakan pelantikan Ketua RT dan Ketua RW akan dilaksanakan secara bertahap mulai pekan ini. Kecamatan Senapelan menjadi wilayah pertama yang menggelar prosesi pelantikan, kemudian agenda tersebut akan berlanjut secara bergiliran di seluruh kecamatan lainnya hingga seluruh Ketua RT dan RW resmi dilantik.
"Pelantikan awalnya di Kecamatan Senapelan, setelah itu berlanjut ke kecamatan lainnya," ujar Agung Nugroho, Senin (20/7/2026).
Menurut Agung Nugroho, setelah resmi dilantik, seluruh Ketua RT dan Ketua RW diwajibkan mengikuti kegiatan retreat sebagai bentuk pembekalan awal. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas, fungsi, kepemimpinan, tata kelola pemerintahan lingkungan, hingga pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab para Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat masyarakat.
Meski demikian, Pemerintah Kota Pekanbaru hingga kini masih mematangkan teknis pelaksanaan retreat, termasuk lokasi kegiatan yang belum diumumkan kepada publik. Pemko memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang agar pembekalan tersebut berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi para peserta.
Agung menjelaskan, rencana pelaksanaan retreat telah dibahas secara khusus bersama para camat dari 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pelantikan Ketua RT dan RW dapat berlangsung tertib, lancar, serta sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Selain menjadi ajang orientasi, retreat juga diharapkan mampu menyatukan persepsi para Ketua RT dan RW mengenai arah pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan masyarakat, serta sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga lingkungan RT dan RW.
Wako Agung Nugroho juga menegaskan bahwa seluruh Ketua RT dan Ketua RW yang terpilih telah melalui tahapan seleksi yang ketat, termasuk proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilaksanakan secara serentak di setiap kelurahan.
"Tahapannya berlangsung serentak, ada tim uji kelayakan dan kepatutan di setiap kelurahan," jelasnya.
Lebih lanjut, Agung mengungkapkan bahwa tim uji kelayakan dan kepatutan terdiri dari berbagai unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Pekanbaru, aparat kelurahan, hingga Tim Penggerak PKK Kota Pekanbaru. Keterlibatan berbagai unsur tersebut bertujuan memastikan proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan menghasilkan pemimpin lingkungan yang memiliki integritas, kapasitas, serta komitmen tinggi dalam melayani masyarakat.
Melalui mekanisme seleksi yang komprehensif dan program retreat pascapelantikan, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap seluruh Ketua RT dan RW terpilih mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan, memperkuat pelayanan publik, menjaga ketertiban lingkungan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat di tingkat akar rumput.





Indra Novialdi



















