Zulfahmi Dukung Festival Kampung Literasi 2026 Rohil

Plt Kadis PUPRPKPP Riau Zulfahmi mendukung Festival Kampung Literasi 2026 di Rokan Hilir sebagai upaya memperkuat budaya literasi, melestarikan tradisi, dan mencetak generasi berprestasi.

Zulfahmi Dukung Festival Kampung Literasi 2026 Rohil
Dukung Festival Kampung Literasi 2026, Plt Kadis PUPRPKPP Riau Zulfahmi Harapkan Lahirnya Generasi Berprestasi dan Budaya Literasi Kuat di Rohil

ROKAN HILIR, TOPIKPUBLIK.COM – Komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan budaya literasi terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau, Zulfahmi, S.T., M.T., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Kampung Literasi 2026 di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Festival literasi yang mengangkat tema "Merawat Tradisi, Membumikan Literasi, Membangun Rohil Berprestasi" tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 6 hingga 9 Agustus 2026, dan diproyeksikan menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat budaya membaca, meningkatkan kualitas pendidikan, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah arus perkembangan zaman.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Tepak Sirih sebagai bentuk komitmen nyata dalam membangun masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan memiliki kecintaan terhadap dunia literasi sejak usia dini hingga kalangan dewasa.

Dalam keterangannya, Zulfahmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terselenggaranya Festival Kampung Literasi 2026. Menurutnya, gerakan literasi yang tumbuh dari tingkat kecamatan hingga kepenghuluan merupakan fondasi strategis dalam mencetak generasi muda Rokan Hilir yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

"Selamat dan sukses atas pelaksanaan Festival Kampung Literasi 2026. Saya berharap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin mencintai budaya membaca, meningkatkan kualitas pendidikan, serta melahirkan generasi Rokan Hilir yang cerdas, kreatif, inovatif, dan berprestasi," ujar Zulfahmi.

Ia menilai, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur fisik semata, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan literasi yang berkelanjutan.

Menurutnya, literasi merupakan salah satu instrumen penting dalam membentuk pola pikir masyarakat yang terbuka, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, maupun tantangan global.

Festival Literasi Jadi Momentum Membangun Rohil Berprestasi

Lebih lanjut, Zulfahmi berharap Festival Kampung Literasi 2026 tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan mampu berkembang sebagai gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan indeks literasi daerah.

Ia juga menilai bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas literasi, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan generasi muda sangat diperlukan agar budaya membaca dapat tumbuh menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

"Gerakan literasi harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga, kemudian diperkuat di sekolah, desa, hingga kecamatan. Apabila budaya membaca terus berkembang, maka akan lahir generasi yang memiliki wawasan luas, daya saing tinggi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Rokan Hilir maupun Provinsi Riau," tambahnya.

Selain memperkuat kualitas pendidikan, festival ini juga diyakini mampu menjadi ruang kolaborasi dalam memperkenalkan potensi budaya, sejarah, dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Rokan Hilir kepada khalayak yang lebih luas.

Momentum Menggerakkan Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Daerah

Festival Kampung Literasi 2026 juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta, tamu undangan, pegiat literasi, akademisi, serta pengunjung dari berbagai daerah diperkirakan mampu menggerakkan sektor usaha mikro, kuliner, ekonomi kreatif, hingga promosi destinasi wisata lokal.

Dengan demikian, penyelenggaraan festival tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis budaya dan literasi.

Acara tersebut akan dipusatkan di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih, Kepenghuluan Batu Hampar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Melalui festival ini, nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur diharapkan tetap terpelihara dan mampu berjalan beriringan dengan penguatan budaya literasi modern sebagai bekal menghadapi era digital.

Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Sukseskan Festival

Sementara itu, Lembaga Tepak Sirih selaku penyelenggara mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah daerah, akademisi, pelajar, mahasiswa, komunitas literasi, pegiat budaya, tokoh adat, hingga organisasi kemasyarakatan untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Festival Kampung Literasi 2026.

Melalui semangat kebersamaan tersebut, festival ini diharapkan menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat identitas budaya Melayu, meningkatkan minat baca masyarakat, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi pendidikan yang mampu mengantarkan Kabupaten Rokan Hilir menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing, dan berprestasi.

Sejalan dengan tema "Merawat Tradisi, Membumikan Literasi, Membangun Rohil Berprestasi", Festival Kampung Literasi 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan, sekaligus memperkokoh posisi Rokan Hilir sebagai daerah yang terus mendorong pembangunan sumber daya manusia berkualitas menuju masa depan yang lebih maju di Negeri Seribu Kubah.