Satgas Yonif 642/Kps Berbagi Ceria di Ujung Papua
Program MBG Satgas TNI untuk anak-anak Papua, pembinaan teritorial Yonif 642/Kps, makan gratis di TK Mendario Jagiro, kegiatan sosial TNI di Teluk Bintuni
TOPIKPUBLIK.COM – TELUK BINTUNI – Dalam semangat pengabdian tanpa batas di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini, Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 642/Kps melalui Pos Jagiro terus menggencarkan program pembinaan teritorial. Salah satu aksi nyata yang kembali digelar adalah program Makan Bersama Gratis (MBG) untuk anak-anak usia dini di TK Mendario, Kampung Jagiro, Distrik Moskona Selatan, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, pada Jumat (5/7).

Program sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat ini disambut penuh suka cita oleh para siswa, guru, dan orang tua murid. Ibu Ina Takandare, selaku Kepala Sekolah TK Mendario Jagiro, menyampaikan apresiasi mendalam kepada personel Pos Jagiro Satgas Yonif 642/Kps yang telah menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian melalui pembagian makanan sehat dan bergizi secara cuma-cuma kepada para peserta didik.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan logistik dan perhatian tulus dari TNI Pos Jagiro. Anak-anak sangat senang, dan para guru serta orang tua juga sangat mendukung. Kami berharap ke depan akan ada lebih banyak lagi kegiatan positif yang dapat membangun semangat belajar dan kebersamaan di kampung kami,” ujar Ibu Ina dengan mata berbinar penuh haru.

Tak hanya berbagi makanan, Pos Jagiro juga aktif terlibat dalam kegiatan edukatif lainnya. Prajurit TNI turut memberikan bantuan tenaga pendidik (gadik) melalui kegiatan senam bersama dan penguatan wawasan kebangsaan bagi anak-anak usia dini. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat, tetapi juga menanamkan semangat cinta Tanah Air sejak dini kepada generasi penerus bangsa di pelosok negeri.
Komandan Pos Jagiro menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pembinaan teritorial yang menyasar pendidikan dan kesehatan anak sebagai fondasi masa depan Papua yang lebih cerah.

"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tapi juga sebagai sahabat, guru, dan keluarga bagi anak-anak di kampung ini. Semangat mereka untuk belajar dan meraih cita-cita adalah energi yang menginspirasi kami untuk terus berbuat," ungkapnya.
Dengan menyentuh langsung aspek kemanusiaan melalui pendidikan dan pemenuhan gizi anak, Satgas Yonif 642/Kps tak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menanamkan harapan dan optimisme baru di tengah keterbatasan infrastruktur yang masih melingkupi kawasan perbatasan.

Melalui aksi nyata seperti ini, Satgas Yonif 642/Kps membuktikan bahwa kehadiran TNI di Tanah Papua bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk merangkul, menguatkan, dan menyinari masa depan anak-anak bangsa di ujung negeri.























