Istri Bupati Rokan Hilir Wafat, Gubernur Riau Sampaikan Duka Mendalam
Hj Basyariah Bistamam, istri Bupati Rohil, wafat di usia 72 tahun. Gubernur Riau Abdul Wahid hadir ke rumah duka sampaikan belasungkawa mendalam.
TOPIKPUBLIK.COM - PEKANBARU – Innalillahi wa innailaihi rajiun. Kabar duka yang mendalam menyelimuti Provinsi Riau, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil). Istri tercinta Bupati Rokan Hilir, Hj Basyariah Bistamam, telah wafat dan kembali ke Rahmatullah pada Senin, 4 Agustus 2025.
Berita berpulangnya sosok yang juga dikenal sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Rokan Hilir ini menorehkan duka mendalam bagi masyarakat Riau, terutama para pejabat pemerintahan dan tokoh perempuan yang mengenalnya sebagai figur ibu bangsa yang penuh dedikasi dalam membina keluarga dan menggerakkan pemberdayaan masyarakat.
Gubernur Riau, Abdul Wahid, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov Riau) akan hadir langsung ke rumah duka untuk memberikan dukungan moril kepada Bupati Rohil, H. Bistamam, beserta keluarga yang ditinggalkan.
“Insya Allah, siang ini kami akan menuju rumah duka. Kami hadir untuk menyampaikan rasa empati, memberi penguatan, dan menunjukkan bahwa Bupati Rokan Hilir tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ujar Gubernur Abdul Wahid di Pekanbaru, Senin pagi.
Dalam keterangannya, Gubernur Wahid juga mengungkapkan bahwa kepergian Hj Basyariah Bistamam merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Rokan Hilir dan Provinsi Riau secara umum.
“Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kita semua kehilangan sosok yang selama ini turut mendampingi pemimpin daerah dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan sosial kemasyarakatan,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa segala ujian yang datang adalah bagian dari kehendak Allah SWT. Sebagai umat beriman, setiap insan hidup pasti akan kembali kepada-Nya. Maka dari itu, keluarga besar Bupati Rohil diharapkan tetap tabah dan ikhlas dalam menerima takdir ilahi.
“Kita tidak pernah tahu kapan ujian datang. Kehilangan orang yang kita cintai adalah kesedihan mendalam, tapi kita percaya, semua telah ditentukan dan digariskan oleh Yang Maha Kuasa. Mari kita iringi kepergian almarhumah dengan doa terbaik. Semoga Allah SWT menempatkannya di sisi-Nya yang paling mulia,” ucap Gubri dengan penuh haru.
Gubernur Wahid kemudian mengajak seluruh masyarakat Riau untuk mendoakan almarhumah dengan keikhlasan hati.
“Mari bersama-sama kita kirimkan surah Al-Fatihah untuk almarhumah Hj Basyariah Bistamam. Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan husnul khatimah menjadi akhir hayatnya,” tutupnya.
Sebagai informasi tambahan, Hj Basyariah Bistamam sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru akibat kondisi kesehatan yang menurun dalam beberapa waktu terakhir. Beliau wafat pada usia 72 tahun, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat yang mengenalnya.
Jenazah almarhumah saat ini disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Karya Sari No. 44, RT 001 RW 003, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Senin sore, dengan pemakaman dilakukan di pemakaman keluarga di Pekanbaru.
Selamat jalan, Ibu Hj Basyariah Bistamam. Doa seluruh rakyat Riau mengiringi kepergianmu. Semoga engkau memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan menjadi penghuni surga-Nya yang abadi. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.























