Kolaborasi TNI, Guru, dan Siswa Gelar Karya Bakti di SD Amupkim Boven Digoel

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/Kalacakti bersama guru dan siswa SD Negeri Persiapan Amupkim di Boven Digoel gelar karya bakti bersihkan sekolah. Kegiatan ini wujud sinergi TNI dan pendidikan perbatasan untuk membangun lingkungan belajar yang sehat, bersih, dan penuh kebersamaan.

Kolaborasi TNI, Guru, dan Siswa Gelar Karya Bakti di SD Amupkim Boven Digoel
Kolaborasi TNI, Guru, dan Siswa dalam Karya Bakti di SD Negeri Persiapan Amupkim, Boven Digoel

BOVEN DIGOEL – TOPIKPUBLIK.COM – Wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/Kalacakti. Pada Jumat (12/9/2025), prajurit TNI bersama guru dan siswa SD Negeri Persiapan Amupkim melaksanakan kegiatan karya bakti terpadu di wilayah perbatasan Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Kegiatan karya bakti ini difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah, mulai dari halaman, ruang kelas, hingga area sekitar yang sehari-hari menjadi pusat aktivitas belajar mengajar. Kehadiran TNI tidak hanya sebagai simbol pertahanan negara, tetapi juga menjadi motor penggerak budaya gotong royong yang melibatkan seluruh unsur sekolah—guru, siswa, hingga masyarakat sekitar.

Suasana kebersamaan begitu terasa ketika para prajurit Yonif 126/Kalacakti bahu-membahu bersama anak-anak sekolah membersihkan lingkungan. Keceriaan terpancar dari wajah para siswa, yang semakin bersemangat saat melihat para prajurit TNI bekerja dengan penuh dedikasi.

Sebagai bentuk pendekatan humanis, Satgas turut membagikan permen kepada siswa setelah kegiatan usai. Aksi sederhana namun bermakna ini menciptakan tawa riang, memperkuat ikatan emosional antara TNI dan generasi muda yang kelak menjadi penerus bangsa.

Salah satu guru, Yosepa Konamot, menyampaikan rasa syukurnya atas inisiatif TNI. Ia menilai kehadiran Satgas sangat berarti, bukan hanya dalam aspek keamanan perbatasan, tetapi juga dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan sekolah.

Komandan Pos Tembutka menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan bagian dari implementasi tugas pokok TNI dalam Operasi Pengamanan Perbatasan. “Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan. Pendidikan adalah fondasi bangsa, dan kami ingin mendukung anak-anak perbatasan agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan layak belajar,” tegasnya.

Melalui sinergi ini, terbangun pesan kuat bahwa TNI bukan hanya garda terdepan menjaga kedaulatan negara, melainkan juga sahabat masyarakat perbatasan. Keharmonisan antara TNI, guru, dan siswa di SD Negeri Persiapan Amupkim menjadi gambaran nyata betapa pentingnya kolaborasi pertahanan dan pendidikan.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta ketahanan nasional berbasis masyarakat sejak dini. Kolaborasi TNI dengan dunia pendidikan di perbatasan Boven Digoel bukan sekadar aksi sosial, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.