PLN All Out Amankan Listrik Festival Pacu Jalur 2025 Kuansing
PLN kerahkan 101 personel, 5 posko, UPS dan genset demi keandalan listrik Festival Pacu Jalur 2025 Kuansing yang dihadiri Wapres Gibran dan 12 Dubes.
TOPIKPUBLIK.COM – TELUK KUANTAN – Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2025 di Tepian Narosa benar-benar menjadi sorotan nasional bahkan internasional. Perhelatan budaya yang hanya berlangsung lima hari ini menghadirkan tamu-tamu istimewa kelas dunia. Bukan hanya Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dan sejumlah menteri kabinet, tetapi juga hadir 12 Duta Besar dari berbagai negara sahabat. Ribuan masyarakat, wisatawan nusantara hingga turis mancanegara pun tumpah ruah. Maka tak heran, penyediaan energi listrik yang andal menjadi taruhan besar agar wajah Kuansing dan Riau tetap harum di mata dunia.
PT PLN (Persero) pun tak mau ambil risiko. Mereka mengerahkan pasukan khusus yang diberi julukan “Pasukan Serba Siaga Pacu Jalur”. Sebanyak 101 personel dikerahkan penuh, berjaga 24 jam tanpa henti. PLN juga mendirikan lima posko strategis lengkap dengan perangkat pendukung. Semua langkah itu dilakukan demi memastikan aliran listrik tetap menyala tanpa gangguan selama festival budaya terbesar di Riau tersebut.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau & Kepulauan Riau, Joni, menegaskan pihaknya menyiapkan “strategi berlapis”. Bukan hanya menyiagakan petugas, PLN juga menurunkan peralatan canggih, mulai dari lima unit UPS (Uninterruptible Power Supply) yang berfungsi sebagai penyangga arus listrik agar tidak padam mendadak, hingga tujuh unit genset berkapasitas besar yang siap otomatis menyala bila ada kendala.
“Kami telah menyiapkan langkah berlapis untuk menjaga keandalan listrik di Festival Pacu Jalur 2025. Dengan dukungan personel siaga, posko di titik strategis, serta peralatan pendukung, PLN berkomitmen menghadirkan layanan terbaik agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses,” ujar Joni, Kamis (21/8).
Sementara itu, Manager PLN UP3 Rengat, Tatok Winarko, menjelaskan persiapan teknis sudah dilakukan jauh hari sebelum acara berlangsung. Tim PLN melakukan inspeksi jaringan secara menyeluruh, mulai dari tiang, kabel, hingga gardu distribusi. Semua potensi gangguan dipangkas sejak dini.
“Kami memastikan jalur distribusi yang menyuplai lokasi kegiatan dalam kondisi optimal melalui inspeksi, pemeliharaan, hingga pengamanan teknis. Dengan begitu, potensi gangguan dapat ditekan seminimal mungkin, bahkan saat acara disorot kamera internasional,” jelas Tatok.
Festival Pacu Jalur sendiri bukan sekadar perlombaan mendayung perahu tradisional. Ia adalah warisan budaya Melayu Riau yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Ribuan penonton setiap tahun selalu memadati Tepian Narosa untuk menyaksikan parade jalur, pawai budaya, hingga prosesi adat yang penuh makna. Semua rangkaian itu tentu sangat bergantung pada keandalan listrik.
Berkat kesigapan PLN, rangkaian kegiatan budaya berlangsung lancar dan meriah. Roni, perwakilan PLN lainnya, menyampaikan bahwa pihaknya merasa bangga bisa berkontribusi menjaga kelancaran salah satu festival budaya terbesar di Sumatera ini.
“Festival Pacu Jalur adalah cerminan semangat gotong royong masyarakat Kuansing. Melalui energi listrik yang terjaga, PLN ingin mendukung kelancaran setiap prosesi budaya sehingga nilai tradisi dan kearifan lokal dapat terus lestari dan menginspirasi generasi mendatang,” tutur Roni.
Akhirnya, berkat kerja keras Pasukan Serba Siaga PLN, Festival Pacu Jalur 2025 berjalan tanpa hambatan. Para pejabat negara, duta besar, hingga wisatawan mancanegara bisa menikmati kemegahan tradisi ini dengan nyaman. Lebih dari itu, PLN sukses menjaga reputasi dan kehormatan Indonesia dengan menghadirkan listrik yang andal di ajang budaya berskala internasional.























