Rohil Gelar Workshop Literasi dan Seni Sambut HAN 2025
Dinas DP2KBP3A Rohil gelar Workshop Literasi dan Seni Rupa bersama Forum Anak dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2025. Kegiatan tingkatkan kreativitas dan partisipasi anak.
TOPIKPUBLIK.COM – ROKAN HILIR – Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Rokan Hilir bekerja sama dengan Forum Anak se-Rohil menggelar Workshop Literasi dan Seni Rupa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Forum Anak melalui pendekatan seni dan budaya lokal.
Workshop yang diisi dengan kegiatan edukatif sekaligus pertunjukan seni tersebut resmi ditutup di Gedung H. Misran Rais, Jalan Utama Bagansiapiapi, pada Minggu (22/6/2025). Suasana penuh semangat dan kreatif mewarnai penutupan acara yang turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.
Hadir mewakili Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Rohil, Drs. Ferry H. Parya, M.Si, didampingi para asisten, Plt. Kadis DP2KBP3A Rohil Wiwik Shinta, M.Si, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Ketua TP PKK Kabupaten Rohil sekaligus Bunda Literasi Rohil, Hj. Basyariah Bistamam, juga turut memberikan dukungan langsung terhadap kegiatan yang sarat makna tersebut.
Dalam sambutannya, Pj. Sekda Ferry Parya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan workshop yang mengedepankan pengembangan kreativitas anak melalui media literasi dan seni.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, kami menyambut baik terselenggaranya kegiatan Workshop Literasi dan Seni Rupa ini. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan generasi muda yang kreatif, inovatif, serta berkarakter melalui wadah Forum Anak. Harapannya, Forum Anak bisa menjadi motor penggerak menuju Rohil sebagai Kabupaten Layak Anak, selaras dengan visi daerah: Bermarwah, Maju, Sejahtera, Beriman, dan Berbudaya menuju 2030,” ungkap Ferry.
Ia juga menekankan bahwa anak adalah amanah dari Tuhan yang wajib dijaga dan dilindungi, karena anak memiliki martabat kemanusiaan yang luhur. Perlindungan terhadap anak bukan sekadar kewajiban moral, melainkan perintah konstitusi yang tertuang dalam UUD 1945.
“Setiap anak berhak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar dalam kehidupan sosial sesuai dengan harkat dan martabatnya. Forum Anak diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan anak-anak dalam memastikan terpenuhinya hak partisipasi mereka,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kadis DP2KBP3A Rohil, Wiwik Shinta, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan Workshop Literasi dan Seni Rupa ini digelar dalam rangka menyongsong peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2025 dan dirayakan secara serentak di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini hanya kita gelar sekali dalam setahun. Di sinilah Forum Anak dari berbagai kecamatan di Rohil dapat menyalurkan minat dan bakatnya secara positif, sekaligus menjauhi aktivitas negatif. Ini adalah panggung bagi anak-anak untuk menunjukkan potensi terbaik mereka,” jelas Wiwik.
Workshop tersebut juga dimeriahkan oleh pertunjukan seni dari berbagai sanggar seni lokal, yang menampilkan tarian tradisional, lagu daerah, dan syair Melayu, menggambarkan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Rokan Hilir.
Sebagai forum inklusif yang memperjuangkan hak anak, kegiatan ini tidak hanya menekankan pada pengembangan seni dan literasi, tetapi juga menjadi momentum reflektif untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan anak sebagai subjek pembangunan yang aktif dan terlindungi.























