Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO 2025 Resmi Diberangkatkan Jalankan Misi PBB di Kongo

Mabes TNI resmi memberangkatkan Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO TA 2025 ke Republik Demokratik Kongo. Pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU di bawah komando Kolonel Inf Fardin Wardhana siap jalankan misi perdamaian PBB, melindungi warga sipil, serta menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah konflik.

Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO 2025 Resmi Diberangkatkan Jalankan Misi PBB di Kongo
Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO TA 2025 Siap Diberangkatkan ke Republik Demokratik Kongo Jalankan Misi Perdamaian Dunia

TOPIKPUBLIK.COM – JAKARTA. Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) secara resmi menggelar upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Gerak Cepat (BGC) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-G MONUSCO Tahun Anggaran 2025, untuk melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Demokratik Kongo (Democratic Republic of Congo/DRC).

Upacara yang penuh khidmat tersebut digelar di Lapangan Prima Mabes TNI, Jakarta Timur, pada Jumat (3/10/2025). Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, yang hadir mewakili Panglima TNI.

Dalam amanatnya, Panglima TNI yang dibacakan oleh Asops Panglima TNI menegaskan bahwa pengiriman pasukan TNI dalam misi MONUSCO merupakan bentuk nyata kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia, sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

“Misi ini adalah kehormatan yang diemban oleh setiap prajurit TNI, bukan hanya atas nama negara, tetapi juga sebagai wujud tanggung jawab kita kepada kemanusiaan di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO memiliki tanggung jawab strategis dalam menjalankan mandat PBB, di antaranya:

  • Melindungi warga sipil di wilayah konflik,

  • Mendukung stabilitas politik dan keamanan setempat,

  • Memberikan perlindungan kepada personel dan fasilitas PBB,

  • Melakukan pengawasan terhadap embargo senjata di wilayah operasi.

Selain itu, Satgas juga diberi mandat melindungi anak-anak, menegakkan hak asasi manusia (HAM), serta melaksanakan rencana kontinjensi untuk mencegah dan menanggulangi potensi aktivitas kelompok bersenjata.

Komposisi Pasukan dan Wilayah Penugasan

Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G dipimpin oleh Komandan Satgas Kolonel Inf Fardin Wardhana, dengan kekuatan 850 personel gabungan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, termasuk 50 prajurit wanita (Kowad, Kowal, dan Wara) yang memiliki kemampuan tempur dan kemanusiaan setara dengan prajurit pria.

Pasukan akan ditempatkan di empat wilayah operasi utama, yaitu:

  1. Bunia,

  2. Tchabi,

  3. Komanda, dan

  4. Bogoro,
    yang seluruhnya merupakan area rawan konflik di bagian timur Republik Demokratik Kongo.

Simbol Pengabdian dan Diplomasi Militer Indonesia

Keberangkatan Satgas ini bukan hanya sekadar misi militer, tetapi juga menjadi simbol diplomasi pertahanan Indonesia di kancah global, menegaskan reputasi TNI sebagai pasukan profesional, humanis, dan berdaya juang tinggi.

Selama bertugas, seluruh personel akan mengemban tugas ganda — menjaga stabilitas keamanan dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga lokal terdampak konflik bersenjata.

Dengan kesiapan fisik, mental, dan spiritual yang terlatih, Satgas BGC TNI Konga XXXIX-G MONUSCO TA 2025 siap mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia, sekaligus memperkuat peran aktif bangsa dalam menjaga perdamaian internasional di bawah bendera PBB.