Sri Mulyani Bungkam Usai Sidang Kabinet, Isu Mundur dari Kabinet Prabowo Menguat

Menteri Keuangan Sri Mulyani memilih bungkam usai sidang kabinet di Istana Presiden. Diamnya memicu spekulasi mundur dari Kabinet Prabowo, meski Airlangga Hartarto membantah. Rumah Sri Mulyani dijarah massa, isu politik-ekonomi kian panas.

Sri Mulyani Bungkam Usai Sidang Kabinet, Isu Mundur dari Kabinet Prabowo Menguat
Sri Mulyani Irit Bicara Usai Sidang Kabinet, Isu Mundur dari Kabinet Prabowo Makin Menguat

JAKARTA — TOPIKPUBLIK.COM — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menjadi pusat perhatian publik. Usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (31/8/2025), ia memilih irit bicara meski dikejar sejumlah wartawan. Sikap diam Sri Mulyani ini semakin mempertebal isu pengunduran dirinya dari Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Dalam rekaman YouTube Kompas.com, Senin (1/9/2025), terlihat Sri Mulyani turun dari tangga ruang sidang. Puluhan wartawan yang sudah menunggunya langsung berusaha memanggil namanya. “Bu Sri, Bu Sri,” teriak para jurnalis. Namun, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu tak langsung merespons.

Di momen tersebut, Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang tengah berbincang dengan Sri Mulyani sempat memberi isyarat dengan menunjuk ke arah wartawan. Bahkan, Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid ikut mengingatkan, “Dipanggil, Bu.” Hal serupa juga disampaikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Tetapi Sri Mulyani tetap melanjutkan langkahnya.

Saat berada di pintu keluar, seorang wartawan kembali mencoba menyapa, “Bu Sri, apa kabar, Bu?” Sri Mulyani hanya menoleh, tersenyum, dan mengangguk dua kali tanpa memberi komentar sedikit pun. Ia kemudian berjalan menuju teras bersama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, meninggalkan tanda tanya besar mengenai sikapnya.


Isu Mundurnya Sri Mulyani dari Kabinet Prabowo

Spekulasi terkait mundurnya Sri Mulyani dari kabinet mencuat sepanjang akhir pekan. Isu tersebut beredar luas menjelang rapat kabinet paripurna yang dihadiri Presiden Prabowo. Sejumlah versi beredar: ada yang menyebut Sri Mulyani sudah menyerahkan surat pengunduran diri, ada pula yang menyebut ia dipanggil langsung ke Hambalang.

Situasi semakin panas setelah rumah pribadinya di Jalan Mandar, Bintaro, Tangerang Selatan, dijarah massa pada Minggu dini hari. Penjarahan itu terjadi dua kali, sekitar pukul 01.00 WIB dan 03.00 WIB, membuat kediaman Sri Mulyani kini dijaga ketat puluhan prajurit TNI.


Respons Pemerintah: Airlangga Pastikan Sri Mulyani Tidak Mundur

Menanggapi isu tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Sri Mulyani masih aktif sebagai Menkeu. “Tidak, tidak,” kata Airlangga usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan, Minggu (31/8/2025).

Menurut Airlangga, Sri Mulyani hadir dalam rapat kabinet meski tidak memberikan paparan. “Ada, tadi Ibu ada di dalam ikut rapat. Tapi memang agenda rapat hanya pengarahan Presiden saja,” ujarnya.

Pernyataan Airlangga ini sekaligus membantah kabar yang menyebut Sri Mulyani telah resmi mengundurkan diri. Namun, diamnya Sri Mulyani di hadapan media tetap memunculkan berbagai spekulasi baru.


Analisis Politik: Diam yang Sarat Makna

Pengamat politik menilai, sikap irit bicara Sri Mulyani bisa jadi bagian dari strategi komunikasi di tengah isu sensitif. Dalam tradisi politik Indonesia, diam kadang justru lebih nyaring dibanding seribu kata. Dengan rekam jejak panjang sebagai teknokrat yang dihormati, setiap gerak-gerik Sri Mulyani menjadi bahan spekulasi publik.

Meski isu pengunduran diri masih simpang siur, keberadaan Sri Mulyani tetap vital dalam stabilitas ekonomi Indonesia, terutama menghadapi ketidakpastian global, nilai tukar rupiah, hingga tantangan fiskal 2025.


Kesimpulan

Diamnya Sri Mulyani Indrawati usai rapat kabinet di Istana Presiden semakin memperkuat spekulasi publik mengenai masa depannya di pemerintahan Presiden Prabowo. Meski Airlangga Hartarto sudah membantah isu pengunduran diri, publik masih menunggu kepastian langsung dari Sri Mulyani sendiri.

Isu ini tak hanya menjadi drama politik, tetapi juga menyangkut kepercayaan pasar dan arah kebijakan fiskal Indonesia ke depan. Sebab, mundur atau tidaknya Sri Mulyani dari kursi Menteri Keuangan akan membawa dampak besar bagi stabilitas ekonomi nasional.