TMMD Ke-125 Surakarta Resmi Ditutup, Perkuat Infrastruktur & Ketahanan Nasional
TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta resmi ditutup, wujudkan pemerataan pembangunan, penanganan stunting, dan penguatan ketahanan nasional.
LINTASTIMURMEDIA.COM – SURAKARTA – Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta digelar khidmat di Lapangan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kamis (21/08/2025). Program lintas sektor yang menjadi motor pemerataan pembangunan desa hingga perkotaan ini, resmi berakhir dengan capaian membanggakan.
Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy S.Sos., M.M., M.Han. bertindak sebagai inspektur upacara, diikuti sekitar 450 peserta. Sejumlah pejabat hadir memberikan dukungan, antara lain Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudhistira, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang, Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, serta jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan unsur ormas.
TMMD kali ini mengangkat tema: “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”
TMMD: Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dalam amanat yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar agenda rutin, melainkan bukti nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. Program ini juga menjadi sarana sinergi dengan pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan di berbagai lini, termasuk daerah tertinggal, wilayah perbatasan, kawasan perkotaan kumuh, hingga daerah rawan bencana.
“Semoga hasil pembangunan TMMD Reguler ke-125 benar-benar memberi manfaat besar bagi masyarakat, dan dapat dijaga keberlanjutannya,” pesan Brigjen TNI Mohammad Andhy mewakili Pangdam IV/Diponegoro.
Sebagai tanda resmi penutupan, Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma memukul kentongan didampingi Danrem 074/Warastratama bersama Forkopimda. Acara dilanjutkan dengan penyerahan kursi roda, santunan kepada veteran, serta pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu.
Capaian Fisik dan Nonfisik TMMD Ke-125 di Surakarta
Dandim 0735/Surakarta Kolonel Inf Fictor J. Situmorang menguraikan beragam hasil kerja nyata yang berhasil diwujudkan. Dari sasaran fisik, TMMD berhasil menyelesaikan:
-
Perbaikan saluran air sepanjang 586 meter di Jalan Mojo, Karangasem, dengan Uditch ukuran 80x80 cm dan 60x80 cm. Infrastruktur ini diprioritaskan untuk mencegah banjir musiman.
-
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1 unit.
-
Pembangunan MCK umum 1 unit.
-
Program Unggulan Kasad TNI Manunggal Air di 5 titik strategis.
-
Penanaman 200 pohon penghijauan.
-
Program penanganan stunting dengan 100 paket bantuan gizi.
-
Pembersihan sungai untuk mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Selain capaian fisik, TMMD juga sukses melaksanakan program nonfisik yang menyentuh langsung kehidupan sosial masyarakat. Beberapa di antaranya:
-
Penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara.
-
Sosialisasi bahaya narkoba bagi pelajar dan pemuda.
-
Mitigasi bencana alam dan peningkatan kesadaran lingkungan.
-
Penyuluhan kamtibmas, koperasi, urban farming, serta KB kesehatan.
-
Pelayanan kesehatan gratis, pembagian sembako, serta penyerahan 4 unit kursi roda bagi warga yang membutuhkan.
Sinergi Multi Pihak untuk Pembangunan Berkelanjutan
Dandim menegaskan, keberhasilan TMMD Reguler ke-125 di Surakarta tidak terlepas dari dukungan banyak pihak.
“Kegiatan ini membuktikan sinergi TNI, Pemkot Surakarta, Polri, kementerian, lembaga nonkementerian, hingga UMKM. Sinergi lintas sektor ini akan terus kita lanjutkan untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang masih tertinggal, terisolasi, maupun rawan bencana,” ungkap Kolonel Inf Fictor.
TMMD: Menyentuh Aspek Pembangunan, Sosial, dan Ketahanan Nasional
TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menguatkan sendi-sendi sosial dan ideologi bangsa. Dengan pendekatan fisik dan nonfisik, TMMD terbukti mampu:
-
Mendorong pemerataan pembangunan di perkotaan dan pedesaan.
-
Menanamkan nilai Pancasila, nasionalisme, dan bela negara pada masyarakat.
-
Memberdayakan masyarakat dalam bidang ekonomi, kesehatan, hingga lingkungan.
Program ini menunjukkan bahwa TNI tidak pernah lepas dari rakyat, dan rakyat selalu menjadi mitra strategis TNI dalam menjaga ketahanan nasional.























