Small Boat Training TNI–Belanda Perkuat Operasi Amfibi di Super Garuda Shield 2025

Small Boat Training TNI dan Netherlands Marine Corps di Super Garuda Shield 2025, fokus operasi amfibi, tingkatkan interoperabilitas dan kerja sama pertahanan.

Small Boat Training TNI–Belanda Perkuat Operasi Amfibi di Super Garuda Shield 2025
Small Boat Training Ambil Bagian dalam Operasi Amfibi Super Garuda Shield 2025, TNI dan Netherlands Marine Corps Perkuat Interoperabilitas
Small Boat Training TNI–Belanda Perkuat Operasi Amfibi di Super Garuda Shield 2025

TOPIKPUBLIK.COM – Sentul, Jawa Barat. Kolaborasi militer Indonesia dengan Belanda semakin solid melalui pelaksanaan Small Boat Training (SBT), yang menjadi bagian penting dari skenario operasi amfibi dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025. Latihan berlangsung di Danau Garuda, Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Rabu (27/08/2025), dan menjadi sorotan karena menampilkan integrasi kekuatan dua negara dalam menghadapi dinamika keamanan kawasan.

Sebanyak 24 personel terlibat aktif, terdiri dari 12 prajurit TNI dan 12 personel Netherlands Marine Corps (NLMC). Melalui latihan ini, pasukan dari kedua negara mengasah kemampuan manuver, taktik, dan penguasaan teknik serbuan amfibi menggunakan kapal boat kecil. Skenario ini bukan hanya menekankan kecepatan dan presisi, tetapi juga bagaimana pasukan lintas negara mampu berkoordinasi dalam operasi laut-ke-darat secara efektif.

Kegiatan diawali dengan briefing gabungan yang bertujuan menyamakan persepsi, memahami karakteristik medan latihan, serta memperdalam pertukaran pengalaman. Perbedaan geografis Indonesia yang didominasi perairan dengan karakteristik Belanda yang memiliki tradisi maritim kuat menjadi nilai tambah untuk meningkatkan interoperabilitas antar pasukan.

Usai latihan di Sentul, para prajurit dijadwalkan melanjutkan tahapan berikutnya melalui embarkasi menuju Dabo Singkep, Kepulauan Riau, yang menjadi salah satu titik utama latihan inti Super Garuda Shield 2025. Lokasi ini dipilih karena mewakili karakter strategis jalur laut Indonesia yang vital dalam sistem pertahanan kawasan Indo-Pasifik.

Latihan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis dan taktis operasi amfibi, tetapi juga membawa pesan penting: memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia–Belanda, membangun trust-building antar militer, serta memberi kontribusi nyata pada stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik.

Melalui agenda seperti Small Boat Training di SGS 2025, TNI menegaskan komitmennya bahwa kerja sama internasional adalah kunci dalam menghadapi tantangan global, mulai dari keamanan maritim, ancaman lintas negara, hingga menjaga kebebasan navigasi di jalur laut internasional.